Pandeglang Banten | Keberadaan Dunia Pendidikan tingkat Pembelajaran Dasar berstatus Negeri di Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, belakangan ini terjadi dekadensi kepemimpinan, khususnya jabatan Kepala Sekolah. Beberapa Kursi Kepala Sekolah saat - saat sekarang ini mengalami kekosongan, hal itu disebabkan Mereka yang kemarin berperan menduduki jabatan Figur nomor Satu di Sekolah yang bersangkutan memasuki limit waktu, sebagaimana aturan yang sudah ditentukan.
Ditahun 2026 saja, Lima Kepala Sekolah menuntaskan pengabdiannya dan harus memasuki masa Purna Bhakti. Seperti SDN Labuan 7. SDN Cigondang 2. SDN Teluk 3. SDN Sukamaju 2. dan terakhir SDN Labuan 5. Untuk mengisi kekosongan di Sekolah - sekolah tersebut berikut harus dan demi berjalannya proses kegiatan belajar mengajar , maka para Kepala Sekolah dari Sekolah lain diputuskan untuk membawahi Dua Sekolah sekaligus, dengan Predikat Pelaksana Tugas atau Plt.
Senin 6 April 2026. Muhamad Yusuf S.Pd terkategori lepas dari segala bentuk pertanggung jawabannya sebagai Kepala Sekolah SDN Labuan 5. Lepas dalam bentuk apapun yang konteksnya pada sektor edukasi. Yusuf seperti halnya para Kepala Sekolah lain harus gantung PDH, lantaran sama sama memasuki masa Purna Bhakti, lantaran sama - sama Waktu dan suasana telah memasuki injury time. Dan pada hari itu juga Yusuf serahkan stempel pada Kepala Sekolah SDN Labuan 3 H. Aat Supriatna S.Pd untuk menggantikan posisinya sebagai Plt di SDN Labuan 5.
Acara yang cukup sakral dilingkungan Dinas Pendidikan tingkat Dasar Hari itu disaksikan langsung oleh Korwil Disdikpora. Ketua PGRI Cabang Labuan. Ketua K3S. Ketua PSB Ketua Gugus. Pengawas TK . PAUD . Pengawas SDN Kabupaten Pandeglang. Para Kepala SDN. Tampil sebagai Sahibul bait Dewan Guru SDN Labuan 5.
" Kami Ucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Aat Supriatna di SD Kami. Semoga dengan kehadiran beliau bisa melengkapi apapun bentuk dan sifatnya, artinya apa saja yang harus disempurnakan juga apa saja yang yang harus dipertahankan dari situasi dan kondisi yang ada." Ungkap salah satu guru SDN Labuan 5 Ucu, pada Wartawan berdiplomasi.
(Dhie).