Pandeglang-Banten | menanggapi vidio viral di media sosial info Sodong yang menampilkan siswa MI MA PASAR SABUT kecamatan Saketi kabupaten Pandeglang Banten,bernama Zaki yang mengaku bosan dengan menu telur dan request ayam geprek pihak SPPG Sindang hayu memberikan klarifikasi resmi Selasa (23-9-2026)
Koordinator SPPG Sindang hayu 2 menyampai kan terimakasih atas masukan polos dari Zaki
Kami mengucapkan terima kasih kepada adik Zaki,siswa MI MA PASAR SABUT,masukan nya sangat berharga bagi kami,vidio tersebut kami lihat sebagai bentuk kejujuran anak dan aspirasi " ujar koordinator SPPG 2 Sindang hayu
" Pihak nya menjelaskan,menu MBG disusun berdasarkan siklus menu 10 hari dari badan Gizi Nasional (BGN) dan ahli Gizi,telur karena di pilih karena merupakan sumber protein hewani yang tinggi,mudah di cerna anak,dan angka alergi nya rendah
" Dalam siklus menu kami, telur memang muncul,karena menurut hewani yang paling aman dan berGizi,tapi,bukan berarti kami pakai telur terus,ada siklus ayam,daging,jadi adik Zaki pas kebetulan dapat siklus telur mungkin " jelas nya
Terkait request ayam geprek pihak SPPG Sindang hayu berjanji akan mengakoordinir
"Request ayam geprek dari zaki kami catat,insaallah dalam siklus kedepan kami akan sajikan,ayam geprek sesuai permintaan Zaki dan teman temanbuah anggur akan kami usahakan ,namun kami juga harus mempertimbangkan musim buah dan bugget,Rp 15 sesuai perporsi sesuai juknis BGN
" Pihak SPPG Sindang hayu 2 juga menegaskan,menu di MI MA pasar sabut selama ini sudah sesuai BGN ada karbohidrat nasi protein hewani telur/ayam protein nabati tahu/tempesayur dan buah serta jeruk
" Kami dari SPPG Sindang hayu 2 berkomitmen memberikan yang terbaik kami tidak anti kritik,masukan dari Zaki justru membuat kami semangat berinovasi agar MMG lebih variatif dan anak anak senang jangan mencari celah dong "pungkas nya
Dengan KLARIPIKASI ini ,pihak SPPG Sindang hayu 2 berharap kesalahpahaman selesai program MBG tetap berjalan dengan dukungan semua pihak
(Hasan )