PANDEGLANG -Banten | DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pandeglang menyoroti kondisi infrastruktur jalan di daerahnya yang masih memprihatinkan jelang peringatan HUT RI ke-81.
Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, dari 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, masih banyak ruas jalan poros kabupaten yang kondisinya rusak parah dan belum tersentuh perbaikan.
"Indonesia ini sudah merdeka 81 tahun, tapi pembangunan di Pandeglang masih banyak yang rusak parah. Ini memalukan," ujar Tim Investigasi DPC PPWI Pandeglang Senin 28 Juli 2026.
PPWI Pandeglang juga menyinggung program Pemerintah Kabupaten Pandeglang bernama Jaka Mantul yang merupakan singkatan dari _Jalan Kabupaten Mantap Betul_. Namun menurut PPWI, fakta di lapangan justru bertolak belakang.
"Faktanya kebalikannya. Jalan poros masih rusak parah. Mana mantapnya?" tegasnya.
Ketika disinggung soal Pendapatan Asli Daerah atau PAD dan Dana Alokasi Khusus atau DAK, PPWI Pandeglang memilih menyerahkan kepada publik untuk menilai.
"Tanyakan saja kepada Ibu Bupati. Jangan tanya ke kami. Publik berhak tahu kemana PAD dan DAK itu digunakan," jawabnya.
Di akhir pernyataannya, PPWI Pandeglang menghimbau agar Bupati Pandeglang turun langsung ke lapangan.
"Kami himbau Ibu Bupati harus turun ke lapangan biar tahu apa kondisi sebenarnya. Jangan hanya lihat laporan. Lihat langsung jalan-jalan yang rusak parah di daerahnya," pungkasnya.
(Tim/Hidayat)