Pandeglang Banten | Kamis lalu (11/6/26) sepertinya kali pertama Wartawan menerima informasi yang sangat kontradiktif antara keterangan yang disampaikan oleh pihak Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Sigit, dengan Menu yang didistribusikan pada Daftar Penerima Manfaat (DPM).
Dikatakan Sigit bahwa Hari itu (Kamis/11/6/26) Menu MBG dari Dapur Cigondang Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dari bahan saji yang disiapkan juga terdapat Ayam serta buah Kelengkeng, akan tetapi fakta di lokasi contohnya di SDN Labuan 3 tidak ada Ayam juga tidak ada buah Kelengkeng. Menu yang disajikan Hari itu beberapa potong sayur berukuran Satu sendok Makan, irisan tipis Kentang Dua buah, kemudian Satu Buah Jeruk, lalu tepung terigu yang dibulatkan seukuran Dua buah Kelerang, dan Milk.
Sigit sendiri berulang - ulang mengatakan bahwa betul disediakan Ayam didalamnya ditambah Kelengkeng. Padahal berkali - kali Wartawan mengatakan itu tidak ada berdasarkan keterangan Murid di SDN Labuan 3 berikut pengambilan Gambar yang berhasil di bidik. Kalaupun Buah Kelengkeng itu ada justeru akan sangat lebih kacau ,seperti apa sebenarnya komposisi Gizi yang disediakan Kamis siang itu terutama oleh Kepala Dapur.
Sebab Buah Jeruk tidaklah sama dengan Buah Kelengkeng meski kedua benda tersebut jenisnya adalah Buah, tetapi memiliki nutrisi yang berbeda. Keunggulan Jeruk kaya akan Vitamin C , asam sitrat dan rendah gula. Sedangkan Kelengkeng mengandung karbohidrat, mineral zat besi dan kadar gula tinggi. Kalau Menu hari itu disertakan Kelengkeng sebagaimana diutarakan Sigit sudah pasti berbenturan antara Kelengkeng, Kentang dan tepung terigu, ketiga jenis sama - sama mengandung Karbohidrat, pertanyaannya gaya menu seperti apa lantaran tidak disertai protein Hewani.
Makan Bergizi Gratis dari Dapur MBG Cigondang hari itu terkesan semrawut dan amatiran. Ironisnya dikatakan Wali Murid ( Identitas ada pada redaksi) " Abdi geh bingung ieu Kadaharan naon ngarana . Tarigu di buled - buled Dua biji Segede Gundu pas di dahar karasana teuas. Lajunamah teu didahar. " Ungkapnya seraya meletakkan benda tersebut diatas paving blok ruang parkir Sekolah.
(Dhie)