Warga Apresiasi Pelayanan Imigrasi Singkawang, Proses Paspor Dinilai Cepat dan Ramah - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Rabu, 20 Mei 2026

Warga Apresiasi Pelayanan Imigrasi Singkawang, Proses Paspor Dinilai Cepat dan Ramah

Warga Apresiasi Pelayanan Imigrasi Singkawang, Proses Paspor Dinilai Cepat dan Ramah
SINGKAWANG, Kalbar | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singkawang mendapat apresiasi dari masyarakat atas pelayanan yang dinilai cepat, ramah, dan profesional. Hal tersebut disampaikan sejumlah warga yang diwawancarai pada Senin, 19 Mei 2026.

Para pemohon paspor yang ditemui mengaku tidak mengalami kendala berarti saat mengurus dokumen perjalanan. Proses pendaftaran online hingga wawancara berjalan lancar dengan waktu tunggu yang tidak lama. “Pelayanannya bagus, petugasnya ramah-ramah. Saya datang jam 8 pagi, jam 10 sudah selesai semua,” ujar Iwan, warga Singkawang Barat.

Kepala Kantor Imigrasi Singkawang,Dadang Munandar ,melalui Humas , Heri, mengatakan apresiasi warga menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas layanan. “Kami memang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sesuai standar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Semua petugas sudah dibekali SOP pelayanan prima,” jelasnya.

Peningkatan pelayanan ini sejalan dengan penerapan sistem M-Paspor dan antrean online yang memudahkan masyarakat. Warga tidak perlu datang subuh untuk mengambil nomor antrean. Sistem ini juga mengurangi potensi praktik percaloan di lingkungan kantor imigrasi.

Selain layanan paspor, Imigrasi Singkawang juga aktif melakukan sosialisasi terkait pencegahan TPPO dan keimigrasian kepada masyarakat perbatasan. Kegiatan ini rutin dilakukan di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Salah satu warga lainnya, Melati, mengaku senang karena petugas membantu menjelaskan persyaratan yang kurang jelas. “Kalau dulu takut salah, sekarang dituntun satu-satu. Jadi nggak bingung lagi,” katanya.

Dengan respons positif dari masyarakat, Imigrasi Singkawang menargetkan mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani pada 2026. Pihaknya juga membuka kanal pengaduan melalui WhatsApp dan media sosial untuk menampung masukan warga.

(Nasrun/ Tim ).