Pandeglang Banten | Jalan Raya Plotting Nasional bernama Jalan Jenderal Ahmad Yani, sepertinya tak putus dirundung masalah. Belum seumur jagung pasca perbaikan, kondisinya kembali diperoleh beberapa lubang dibeberapa ruas. Atas kenyataan seperti itu sudah barang tentu tiap detik mengancam keselamatan terutama bagi pemanfaat baik yang berkendaraan roda dua maupun empat. Bahkan ketika Wartawan melakukan pemotretan, Kamis (21/5/26) terlihat serpihan - serpihan kaca kendaraan berserakan disekitar lokasi tersebut. " Semalam ada Motor yang terguling Pak." Ujar Anak Sekolah yang kebetulan lewat.
Anehnya lagi, jalan yang mengarah dari Pandeglang menuju Anyer atau sebaliknya atau jalan yang membatasi Dua Desa antara Desa Labuan dan Desa Kalang Anyar Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten berasal dari lubang yang sama . Lubang yang mengalami perbaikan jelang Idul Fitri Bulan lalu, lubang yang masih memperlihatkan sisa - sisa agregat kemudian ditinggalkan pekerja, lubang yang tidak sepi - sepinya mengundang kekhawatiran dan mengancam keselamatan semua pihak, utamanya pengguna fasilitas umum.
" Kalau siang Kami bisa berhati hati lantaran lubang - lubang jalan itu bisa terlihat jelas, tetapi kalau malam disamping langkanya penerang jalan umum, dampaknya rentan akan keselamatan pengendara. Apalagi jika dalam kondisi hujan disamping lubang jalan tertutup oleh genangan air, ditambah seringnya jalan itu dilalui kendaraan sumbu tiga." Keluh YN. Warga yang tiap hari melintasi jalan tersebut selaku pekerja di salah satu BUMN.
" Yang lebih Kami khawatirkan ketika jam pulang Anak - anak Sekolah. biasanya Mereka mengendarai Sepeda Motor pas kondisi jalan ramai oleh kendaraan, baik dari arah Anyer menuju Pandeglang atau dari arah Pandeglang menuju Anyer." Tukas DY Warga setempat.
" Mengetahui kondisi jalan seperti itu. Kami berharap kepada Institusi terkait untuk segera mengambil sikap demi dan untuk keselamatan bersama." Harap Agung Maulana .
(Dhie)