Pandeglang Banten | Jadwal pengiriman Makan Bergizi Gratis (MBG) selangkah mengalami perubahan, dalam arti tidak lagi harus menggunakan sistem kolektif, sistem yang cenderung menghadirkan berbagai pertanyaan terutama dari komunitas sosial kontrol. Mekanismenya memang cukup sederhana ketika kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung maka MBG siap diantar ke Sekolah yang dimaksud. Tetapi jika Sekolah Libur atau jadwal KBM ditanggal Merah maka MBG secara otomatis absen, artinya tidak lagi dari Dua hari harus di Satu harikan.
Demikian diutarakan Uhan Burhan dari Dapur MBG Caringin Kecamatan Labuan.
Dikatakan Uhan. " Tindakan dari Dapur Kami memang seperti itu, sehingga kwalitas rasa dan kuantitas gizi yang terkandung tetap dalam kondisi layak dikonsumsi. Baik MBG yang kontribusikan kepada Pelajar Sekolah Dasar, Menengah, dan Atas plus sederajat. Termasuk kepada Ibu Hamil, Ibu Menyusui serta Bayi dibawah umur Lima Tahun juga lansia."
" Mengenai selera sepertinya sesuatu yang sulit untuk disamaratakan sebab lain lidah lain rasa . Lain penikmat lain keinginan, paradigma seperti itu adalah sesuatu yang wajar dan lumrah, sehingga tak jarang Kami pun menerima informasi beragam." Lanjut Uhan. Ketika berhasil di konfirmasi suararakyat 21.com Sabtu (4/4/26).
Masih diutarakan Uhan . " Dan perlu diketahui juga, ketika MBG itu sampai di tangan anak didik tidak serta merta dinikmati atau langsung di santap begitu saja, sebab sebelumnya ada Guru di Sekolah yang bersangkutan yang ditugaskan terlebih dahulu mencicipi,merasakan, sekaligus menikmati layak dan tidaknya di konsumsi oleh anak didik. Artinya Kami tidak segegabah itu menyajikan sesuatu yang seketika harus dinikmati." Pungkasnya, sekaligus mengakhiri perbincangan ketika cuaca sore itu terkesan mengkhawatirkan.
(Dhie)