Pandeglang Banten | Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah tinggal menunggu Minggu, adapun dari penanggalan Tahun Masehi. Bulan yang penuh Maghfiroh tersebut diprediksi jatuh pada Tanggal 18 Pebruari 2026. Membahas Ramadhan dengan segala pernak perniknya umumnya dari sektor kemanan, kenyamanan, dan kekhususan bagi Mereka yang tengah menjalankan Rukun Islam ke Empat. Suara Rakyat 21.com menghubungi Kapolsek Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten AKP Badri Hasan MS. Rabu 4 Pebruari 2026
Kepada Wartawan Badri mengungkapkan hendaknya di dalam Bulan Suci Ramadhan manfaatkan dan gunakan sebaik - baiknya terutama bagi Orang - orang yang mampu, yaitu Orang yang sehat lahir maupun bathin. adapun kepada para Orang Tua pihaknya berharap tetap memberikan motivasi, dan memberikan edukasi sekaligus untuk tidak membuang - buang waktu tanpa nilai kepada putra - putrinya.
" Kapan Waktu bersantap Sahur, kapan Waktu bermain, Kapan waktu berbuka Puasa , hendaknya tetap mengedepankan kebersamaan dan keharmonisan bersama keluarga." Ujar Badri.
Pada Bulan Ramadhan nanti, apakah ada himbauan atau peringatan atau Kalimat baik lisan maupun tulisan kepada Rumah - rumah Makan yang membuka aktivitas untuk khalayak umum. Tanya Wartawan.
" Puasa itu kan untuk Orang - orang yang beriman dan untuk Orang - orang yang sanggup menjalankannya . Adapaun soal himbauan atau peringatan atau bentuk apapun terhadap Rumah Makan atau Warung - warung biasa yang beraktivitas disiang hari. nanti Kita bahas dan jadwalkan soal pertemuan dengan Forkopincam seperti apa bentuknya." Terangnya.
Pada sesi akhir pertemuan dengan Wartawan. Beliau berharap kepada Masyarakat agar meramaikan Masjid - masjid dan Mushola - mushola dengan memanfaatkan dan mengisi waktu dengan kegiatan - kegiatan keagamaan.
" Mari Kita jalin kerjasama dengan baik dan tetap menjaga kesucian Ramadhan yang hanya tinggal beberapa pekan lagi. Umumnya soal ketertiban keamanan dan kenyamanan." Pungkas Badri Hasan yang Satu Bulan sudah Beliau memegang tampuk kepemimpinan sebagai Kapolsek.
(Dhie).