Tangerang — Komando HAM mulai memperlebar langkah. Organisasi tersebut membuka rekrutmen kepengurusan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari agenda memperkuat struktur organisasi sekaligus membangun jaringan masyarakat dari tingkat lokal hingga nasional.
Pimpinan Umum Organisasi Komando HAM, M. Indra Gunawan, mengatakan pembukaan rekrutmen merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mengambil bagian secara langsung dalam kehidupan organisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Rekrutmen dibuka pada Selasa (1/9/2026), dengan sasaran pembentukan kepengurusan mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.
Struktur yang disiapkan mencakup Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).
Targetnya tidak kecil. Komando HAM mengarahkan pengembangan jaringan organisasi untuk menjangkau 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Langkah tersebut sekaligus menandai upaya organisasi untuk membangun basis kepengurusan yang lebih terstruktur dan memiliki konektivitas antardaerah.
Bagi Komando HAM, membangun organisasi bukan sekadar memperbanyak struktur. Yang lebih penting adalah menghadirkan sumber daya manusia yang memiliki kepedulian, mampu berkomunikasi, serta memahami persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayahnya.
Karena itu, masyarakat yang memiliki minat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, kemampuan membangun jejaring, serta semangat berorganisasi diberikan ruang untuk mengambil bagian dalam kepengurusan di daerah masing-masing.
Bukan Sekadar Struktur
Komando HAM menegaskan bahwa rekrutmen tersebut tidak berhenti pada pembentukan struktur administratif. Kepengurusan daerah diharapkan menjadi ruang komunikasi antara organisasi dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari proses menyerap aspirasi yang berkembang di tengah lingkungan masing-masing.
Kehadiran organisasi di daerah juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antarmasyarakat, membangun jejaring lintas wilayah, dan mendorong partisipasi dalam berbagai kegiatan sosial serta kemasyarakatan.
Semangat kebersamaan, komunikasi dan kepedulian menjadi fondasi yang ditekankan dalam proses pengembangan organisasi.
Dengan jaringan yang dibangun dari tingkat lokal, Komando HAM ingin memastikan bahwa suara dan aspirasi masyarakat daerah tidak berhenti di lingkungan masing-masing, tetapi dapat terhubung dalam sebuah jaringan nasional.
Dari Daerah untuk Indonesia
M. Indra Gunawan menempatkan penguatan jaringan daerah sebagai bagian penting dalam perjalanan organisasi.
Semangat “Dari Daerah untuk Indonesia” menjadi pijakan dalam membangun kepengurusan yang diharapkan mampu bergerak secara aktif, komunikatif dan responsif terhadap dinamika masyarakat.
Sementara semboyan “Hidupkan Aspirasi Masyarakat” menjadi identitas gerakan yang dibawa Komando HAM dalam menjalankan aktivitas organisasi.
Pembentukan kepengurusan di berbagai wilayah selanjutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan daerah dan mekanisme yang ditetapkan organisasi.
Dengan dibukanya pintu rekrutmen tersebut, Komando HAM menyerahkan ruang partisipasi kepada masyarakat untuk ikut menentukan arah pengembangan organisasi di wilayah masing-masing.
Langkah ini menjadi awal dari agenda yang lebih besar: membangun jaringan organisasi yang berakar dari daerah, terhubung secara nasional, dan menjadikan aspirasi masyarakat sebagai salah satu pijakan utama dalam setiap gerakannya.