Bentuk pelayanan RSUD Labuan kesampingkan Kasta dan Status - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Kamis, 27 Agustus 2026

Bentuk pelayanan RSUD Labuan kesampingkan Kasta dan Status

Bentuk pelayanan RSUD Labuan kesampingkan Kasta dan Status
Pandeglang Banten | Selasa 25 Agustus pukul 10.13 Wib lalu, Becak berpenumpang seorang penderita berhenti didepan Pintu masuk yang mengarah pada ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Irsyad Djuweli (UGD RSUD MID) Provinsi Banten. beberapa security menghampiri dan mengatakan kepada pengantar penderita bahwa ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Hari itu sudah penuh ditempati pasien bahkan jumlahnya melebihi kapasitas, termasuk penyediaan Hospital Bad pun sudah tidak ada lagi. Hanya saja menurut scurity jika keinginan pihak keluarga penderita bersikukuh harus dilakukan pengobatan di RSUD Pihaknya tetap Welcome. akan tetapi RSUD untuk sementara hanya bisa menyediakan Kursi roda sebagai tempat duduk Pasien saat dilakukan pengobatan. 

Tak ada alternatif lain. Pengantar Pasien pun berinisial DY mengiyakan atas kondisi dan situasi seperti itu, ia sangat memahami betul pihak RSUD tengah dihadapkan pada sebuah dilema, dalam arti jika Pasien tidak dilayani bukankah Gedung itu tempat pengobatan berspesifikasi umum , kalaupun harus diterima apakah tidak merasa keberatan jika Pasien dirawat diatas kursi roda.

Waktu terus berjalan rotasi Pasien keluar masuk ruang UGD hampir tiap waktu. Dokter dan sejumlah Perawat terlihat cukup telaten melakukan Diagnosis kepada Pasien baik yang duduk di Kursi Roda maupun yang tengah berbaring di Hospital Bad. Dari berbagai perubahan dan perkembangan berdasarkan situasi dan kondisi. Satu persatu Pasien yang dianggap sudah sekian jam hanya bisa pasrah diatas Kursi memperoleh giliran, berbaring meluruskan sekujur tubuhnya diatas Hospital Bad yang sebelumnya ditempati Pasien dan dianggap sudah layak kembali ketempat tinggalnya masing-masing.

Di ruang UGD Pola kerja Tim medis pun terkesan cukup berhati - hati dalam menangani jenis penyakit, hal itu dirasakan oleh Keluarga Pasien. Sementara Dokter melakukan interview dengan pihak keluarga termasuk Dy secara lisan maupun tulisan termasuk bentuk - bentuk persetujuan soal penanganan yang akan dilaksanakan kepada Pasien yang didampinginya, berikut kesimpulan akhir yang akan diperoleh.

" Dari hal itulah Saya berkesimpulan bahwa pelayanan dan penanganan Tim Medis RSUD MID cukup bijak, cermat dan profesional, dalam arti lebih mengedepankan sisi pertanggung jawaban berikut moral serta sosial kemanusiaan. Tanpa harus memperhitungkan sikap ke AKU annya sebagai apa dan sebagai siapa, soal jabatan, soal titel, ataupun soal job posisi. Begitupun kepada Pasien, soal Kasta, atau Status, atau penggede, atau siapapun Pasien yang datang. Baginya adalah Pasien merupakan seseorang yang membutuhkan pertolongan dan keselamatan dan itu wajib dilakukan penanganan secara signifikan." Terang Dy 

" Contohnya adalah Istriku dari UGD beralih ke Intensive care unit (ICU) kemudian tahap selanjutnya ke ruang rawat inap." Lanjut Dy .

Ditempat yang sama, salah satu pekerja RSUD MID (Identitas ada pada penulis) Gedung yang berlokasi di jalan Protokol Jenderal Sudirman Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, berharap sejatinya Figur - figur yang membidangi beberapa jabatan penting di RSUD itu segera diberlakukan status Definitif.

" Sebab sudah sekian bulan bahkan hampir tahun status nya masih Plt, keadaan seperti itu diharapkan segera terjadi penyesuaian dalam arti dari Plt menjadi Definitif. " Harapnya.

catatan : Pasien adalah Istri dari Wartawan suararakyat 21.com

(Dhie).