PANDEGLANG – Kekhawatiran muncul terkait pelaksanaan pembangunan fisik program pertanian di Desa Kota Dukuh, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten. Salah satu kelompok tani yang sedang melaksanakan pekerjaan tersebut ternyata tidak memasang papan informasi proyek, bahkan nama kelompok tani beserta kepengurusannya pun belum diketahui publik.
Kondisi ini disorot oleh pengurus DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, ketiadaan informasi yang jelas membuat program tersebut mencurigakan dan menyerupai "proyek siluman".
"Pekerjaan tersebut terkesan bukan bersumber dari uang negara (uang rakyat) karena sangat minim informasi. Padahal, setiap program yang menggunakan anggaran pemerintah wajib transparan, mulai dari nama kegiatan, pagu anggaran, pelaksana, hingga sumber dana," ujar Juhadi pengurus PPWI Pandeglang di lokasi, Kamis (6/8/2026).
Ketiadaan papan informasi proyek melanggar prinsip transparansi yang berlaku untuk setiap pembangunan yang menggunakan dana publik. Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa pelaksanaan kegiatan tidak berjalan sesuai prosedur yang berlaku, sehingga masyarakat kesulitan mengetahui kejelasan dan manfaat dari program tersebut.
PPWI Pandeglang mendesak instansi terkait untuk segera menelusuri kejelasan program tersebut, mulai dari sumber dana, nama kelompok tani, hingga nilai anggaran yang digunakan. Pihaknya juga meminta agar papan informasi proyek segera dipasang sebagai bentuk keterbukaan dan akuntabilitas publik. (Red)