Pembangunan IRPOM TA 2026 di Desa Pasir Diduga Hamburkan Anggaran, Ketua Poktan Dinilai Menghindari Wartawan
PANDEGLANG – Pembangunan Irigasi Perpompaan (IRPOM) Tahun Anggaran 2026 di Kampung Monggor, Desa Pasir, Kecamatan Pucung, Kabupaten Pandeglang, Banten, dikhawatirkan berpotensi gagal. Proyek ini diduga kuat hanya menghambur-hamburkan anggaran pemerintah tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kekhawatiran tersebut muncul mengingat bangunan yang sedang dikerjakan terancam tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya untuk mendukung kebutuhan pertanian warga. Anggaran yang digelontorkan pun dinilai cukup besar, mencapai kurang lebih Rp140 Juta, yang seharusnya dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani.
Meskipun pengerjaan belum rampung, kondisi di lapangan menunjukkan Daerah Irigasi (DI) di sekitar lokasi terlihat kering kerontang. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pembangunan tersebut tidak disesuaikan dengan kondisi ketersediaan sumber air yang ada, sehingga efektivitas bangunan dipertanyakan.
Sampai saat ini, belum ditemukan keterangan resmi maupun klarifikasi dari pihak dinas terkait. Selain itu, dugaan semakin menguat saat Ketua Kelompok Tani (Poktan) Monggor Berkarya yang memegang peran di lapangan dinilai alergi atau enggan berkomunikasi dengan wartawan yang hendak menelusuri informasi terkait pelaksanaan proyek tersebut. (Tim/Red)