MOCH MAESYAL RASYID M. Si,SEBAGAI BUPATI KABUPATEN TANGERANG DIMINTA BUKA AKSES INFORMASI, BUKAN BUNGKAM - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Selasa, 02 Juni 2026

MOCH MAESYAL RASYID M. Si,SEBAGAI BUPATI KABUPATEN TANGERANG DIMINTA BUKA AKSES INFORMASI, BUKAN BUNGKAM

*MOCH MAESYAL RASYID M. Si,SEBAGAI BUPATI KABUPATEN TANGERANG DIMINTA BUKA AKSES INFORMASI, BUKAN BUNGKAM*

LBH LSM TOPAN RI BANTEN : OTAK TERBALIK. 
Kabupaten Tangerang | 2 Juni 2026_ - Persatuan Pewarta Warga Indonesia PPWI Kabupaten Tangerang Banten yang biasa di panggil (Safrizal Nelson) mendesak Bupati segera membuka akses informasi dan merespons konfirmasi media. Hingga rilis ini dikeluarkan, permohonan wawancara serta konfirmasi terkait pelayanan publik belum mendapat tanggapan dari pimpinan tertinggi daerah.

PPWI Kabupaten Tangerang Banten mencatat, “tembok birokrasi” di Pemda Kabupaten Tangerang semakin tebal. Wartawan wajib melewati prosedur berlapis: surat ke Humas, disposisi pimpinan, hingga jadwal yang berubah mendadak. Kondisi ini bertentangan dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mewajibkan badan publik menyediakan informasi bagi masyarakat.

*Sikap Bungkam Bupati kabupaten Tangerang Banten Bisa Merusak Kepercayaan Publik*

Antonio Simbolon SH, Ketua LBH LSM TOPAN RI Banten, menilai Otak Terbalik dari sikap dengan tidak meresponnya Bupati kabupaten Tangerang Banten adalah bentuk kemunduran demokrasi lokal.

“Moch Maesyal Rasyid Bupati kabupaten Tangerang Banten saat ini adalah pemegang amanah tertinggi di daerah. Ketika konfirmasi wartawan yang membawa kepentingan publik saja diabaikan,seperti Otak terbalik maka ruang dialog pemerintah dengan rakyat otomatis tertutup. Ini bukan sekadar lambat, ini bungkam,” tegas Antonio Simbolon SH.

Ia menambahkan, budaya “no comment” di jajaran eselon III-IV lahir karena tidak ada teladan keterbukaan dari pimpinan. “Bila saja Moch Maesyal Rasyid M.Si ,Bupati Kabupaten Tangerang Banten terbuka, bawahannya akan ikut terbuka. Kalau Bupati nya saja bungkam, tembok birokrasi makin tinggi. Ujungnya rakyat yang dirugikan karena informasi jalan rusak, bansos, pelayanan dasar tidak ada klarifikasi resmi,” ujarnya.

*PPWI Kabupaten Tangerang Banten yang biasa di panggil (Safrizal Nelson) bersama Ketua LBH LSM Topan RI Banten (Antonio Simbolon SH) Seyogyanya ,Moch. Maesyal Rasyid sebagai Bupati kabupaten Tangerang Terpilih mengambil sikap gentleman dan Tegas sebagai pemimpin Pemkab Tangerang yang di pilih oleh Masyarakat Diantaranya:

1. *Bupati Kabupaten Tangerang segera merespons* konfirmasi media dan membuka ruang wawancara sebagai wujud akuntabilitas publik.  
2. *Mengaktifkan Humas Fungsional* di setiap OPD yang cepat, paham substansi, dan berani bicara.  
3. *Menjadwalkan press briefing rutin* minimal sebulan sekali untuk menyampaikan progres kerja Pemda.  
4. *Memanfaatkan kanal digital* seperti Zoom atau WhatsApp Call agar klarifikasi tidak terhalang jarak dan waktu.

“Keterbukaan bukan ancaman. Pejabat yang mudah ditemui justru akan lebih dipercaya. Kami tunggu itikad baik Bupati Kabupaten Tangerang untuk menjawab publik," Bila tidak ada evaluasi atau perubahan terhadap Kinerja Bupati kabupaten Tangerang yang saat ini memimpin benar adanya dugaan masyarakat kalau masyarakat kabupaten Tangerang salah memilih MOCH MAESYAL RASYID M Si sebagai Bupati kabupaten Tangerang Banten Tutup Antonio Simbolon SH. 

( Team )