Apa Sebab Desa Cigondang Labuan.10 Muharram ciptakan Hari Raya Yatim - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Kamis, 25 Juni 2026

Apa Sebab Desa Cigondang Labuan.10 Muharram ciptakan Hari Raya Yatim

Apa Sebab Desa Cigondang Labuan.
10 Muharram ciptakan Hari Raya Yatim 
Pandeglang Banten | Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang merupakan sebuah Kecamatan yang memiliki Sembilan Desa seperti Desa Banyu Mekar, Kalang Anyar, Teluk, Caringin, Labuan, Sukamaju, Ranca Teureup, Banyu Biru, dan Cigondang. Diantara Sembilan Desa tersebut dalam catatan Wartawan ternyata ada Satu Desa yaitu Desa Cigondang yang memiliki agenda setiap Tanggal 10 Muharram merupakan Hari Raya khusus bagi Anak - anak Yatim. Dari fenomena tersebut, sudah dipastikan ada sebuah silsilah yang berjenjang, ada Dua kalimat yang saling melengkapi (Majemuk) yaitu " Sebab Akibat " 

suararakyat 21.com menyelusuri satu tradisi religi yang kental mengikat di Desa itu. Desa yang berpenduduk multi ras di Kecamatan Labuan, dengan menemui beberapa narasumber terutama saksi hidup, apa sebab dan mengapa terjadi pelaksanaan agung, pelaksanaan yang cukup mulia dan sarat dengan kepedulian itu berlangsung disetiap Tahun Baru Hijriah.

Dikatakan Ahmad Dzahrowi. " Awalnya Kegiatan menyantuni Anak - anak Yatim itu dilaksanakan disetiap 10 Muharram pada Tahun 1975 lalu oleh Tokoh Masyarakat Cigondang (saat itu belum terjadi pemekaran wilayah.Red) bernama H Endang Suhendar (Almarhum) dan itu terus berotasi dari Tahun ke Tahun, bahkan sudah dianggap suatu keharusan dan kewajiban sesuai dengan kemampuan yang ada.

Masih dikatakan Dzahrowi "Akan tetapi Waktu tidaklah mungkin berputar kebelakang, dan Usia kian hari kian menemui batas akhir. Sebelum Beliau Wafat terlebih dahulu berwasiat kepada Orang - orang terdekat agar terus melanjutkan kegiatan sosial kemanusiaan dan keagamaan itu meski tanpa kehadiran Beliau lagi.

Tahun 2021 Lanjut Dzahrowi yang juga Anak Kandung H Endang Suhendar." Era kepemimpinan Kepala Desa Cigondang Cepi Ahmad Suteja hingga sekarang Beliau menjabat. Tradisi religi itu terus ditindak lanjuti sampai Hari ini 10 Muharram 1448 Hijriah atau 25 Juni 2026. Bahkan Warga menyebutnya bahwa 10 Muharram itu merupakan Hari Raya Anak Yatim Hari Raya milik Mereka."

Kamis (25/6/26) Santunan pun kembali dilaksanakan dihalaman Kantor Desa Cigondang, disaksikan Forkopimcam, diisi dengan Tausyiah, dan dihadiri Tamu Undangan lainnya, kemudian sejumlah 116 Anak Yatim Hari itu masing - masing memperoleh Rp 710.000.- ditambah bingkisan.

" Kami ucapkan Terima Kasih Kepada Donatur, Partisipan, Dermawan, dan Mereka yang peduli terhadap Putra putri Kita yang kategori Yatim. Semoga Allah Subhana hua ta'ala melipat gandakan kepedulian, perhatian, dari apa yang sudah mereka sumbangsihkan kepada Anak - anak Yatim 
" Ungkap Cepi dengan nada penuh syukur.

Ditempat yang sama Salah Satu Donatur dari PT Pandawa Lintas Media Saepul Bahri mengungkapkan. " Memperhatikan, mencermati, dari acara santunan untuk Anak Yatim itu, Saya bercermin pada diri Pribadi sebagai seorang Anak yang juga merasakan betapa nestapa dan sedihnya ketika ditinggalkan salah Satu Orang Tua yaitu Ibu Saya."

" Dalam moment inilah Saya selaku Direktur dari PT Pandawa Lintas Media atau Bima Sakti Ingin turut serta berbagi." Pungkas Saepul Bahri.

(Dhie).