Reza:Ormas RMD Lamsel Malu, Dugaan Proyek Bermasalah Terus Berulang, Kinerja PUPR Dipertanyakan - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Rabu, 28 Oktober 2026

Reza:Ormas RMD Lamsel Malu, Dugaan Proyek Bermasalah Terus Berulang, Kinerja PUPR Dipertanyakan

Reza:Ormas RMD Lamsel Malu, Dugaan Proyek Bermasalah Terus Berulang, Kinerja PUPR Dipertanyakan
LAMPUNG SELATAN | Ormas Kemasyarakatan Relawan RMD Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan keprihatinan sekaligus rasa malu atas berulangnya sorotan terhadap sejumlah proyek pembangunan yang diduga bermasalah di wilayah Lampung Selatan.

Ketua Ormas RMD Lampung Selatan, Reza, menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya menyangkut nama baik Lampung Selatan, tetapi juga dapat mencoreng citra Provinsi Lampung apabila tidak segera ditangani secara serius.

Sebagai masyarakat Lampung Selatan, kami malu jika setiap tahun kembali muncul persoalan proyek pembangunan yang diduga tidak sesuai harapan. Ada apa sebenarnya dengan pengawasan dan pelaksanaan pembangunan di daerah ini?” tegas Reza.

Ia mempertanyakan kinerja Dinas PUPR Lampung Selatan, khususnya dalam pengawasan mutu pekerjaan dan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan. Menurutnya, pengawasan tidak seharusnya baru dilakukan setelah persoalan menjadi viral atau mendapat sorotan publik.

“Jangan sampai masyarakat menilai pemerintah tutup mata. Kami tidak ingin berspekulasi atau menuduh pihak tertentu, tetapi jika persoalan serupa terus berulang, evaluasi menyeluruh harus dilakukan. Dinas terkait harus turun langsung ke lapangan, bukan hanya menunggu laporan dan pemberitaan,” ujarnya.

Reza mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Dinas PUPR untuk segera memeriksa proyek-proyek yang menjadi sorotan, membuka hasil evaluasi secara transparan, serta menindaklanjuti setiap temuan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Uang pembangunan harus benar-benar menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Jika ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi atau indikasi pelanggaran, harus ada pertanggungjawaban yang jelas. Jangan biarkan persoalan yang sama terus berulang setiap tahun,” tutupnya.

Ormas RMD menegaskan, kritik ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah dan penggunaan anggaran publik. Setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan melalui pemeriksaan yang objektif, transparan, dan profesional oleh pihak berwenang.”

(JEFRI)