MWCNU dan GP Ansor Pelopori Hari Santri di Cikeusik, Koramil Dukung Semangat Kebersamaan - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Senin, 19 Oktober 2026

MWCNU dan GP Ansor Pelopori Hari Santri di Cikeusik, Koramil Dukung Semangat Kebersamaan

MWCNU dan GP Ansor Pelopori Hari Santri di Cikeusik, Koramil Dukung Semangat Kebersamaan
PANDEGLANG-BANTEN | 19 Oktober 2026.
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 tahun 2026 tingkat Kecamatan Cikeusik resmi dilaunching pada Senin (19/10/2026), bertempat di MTs Nurul Falah, Desa Rancaseneng, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas,” kegiatan ini menjadi awal rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Salah satu kegiatan yang diselenggarakan adalah lomba qasidah tingkat desa se-Kecamatan Cikeusik sebagai sarana syiar Islam, pengembangan seni religi, serta mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.

Ketua Penyelenggara Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Cikeusik, Ustaz Abdul Hafid Yusup, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan launching tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan launching peringatan Hari Santri Nasional ke-10 tahun 2026. Saya selaku ketua panitia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, para sponsor, dan donatur yang telah ikut andil serta memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa puncak peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Cikeusik dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Oktober 2026 di Lapangan Kecamatan Cikeusik.
Berbagai rangkaian kegiatan telah dipersiapkan, di antaranya istighosah, tabligh akbar, serta upacara peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026.
Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan kesatuan di tengah masyarakat.
“Semoga dengan memperingati Hari Santri Nasional ini, tumbuh nilai-nilai persatuan dan kesatuan demi mewujudkan Indonesia yang makmur dan menuju Indonesia Emas,” tambahnya.

Dukungan terhadap peringatan Hari Santri Nasional juga ditunjukkan melalui kehadiran Sertu Eri Piatna, Babinsa Koramil 0116/Cikeusik, Kodim 0601/Pandeglang, dalam kegiatan launching tersebut.
Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan yang mengedepankan nilai-nilai keagamaan, mempererat persaudaraan, serta menjaga kerukunan dan kedamaian di wilayah Kecamatan Cikeusik.
Sertu Eri Piatna menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang dipelopori oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Cikeusik, beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Saya mengapresiasi panitia yang telah menggagas dan mempersiapkan peringatan Hari Santri Nasional ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan sukses sesuai dengan rencana,” ujar Sertu Eri Piatna.
Ia menegaskan bahwa kegiatan yang membawa nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan kedamaian patut mendapat dukungan bersama. Menurutnya, sinergi antara TNI, ulama, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
“Kami dari Koramil 0116/Cikeusik akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memiliki nilai keagamaan, memperkuat persatuan, dan menjaga kedamaian. Mari kita jadikan momentum Hari Santri Nasional ini untuk mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan menuju Indonesia Emas,” tuturnya.
Ia juga berharap semangat Hari Santri dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga toleransi, menghidupkan gotong royong, menghormati perbedaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Sinergi TNI, Ulama, dan Pemuda untuk Cikeusik yang Damai
Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 tingkat Kecamatan Cikeusik diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi para santri, ulama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ukhuwah serta menjaga keharmonisan di tengah kemajemukan"tutur babinsa"

(Tim/Red)