PONTIANAK – Kalbar | Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kemarau panjang mulai berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat di Kota Pontianak dan sekitarnya. Kondisi kemarau juga membuat sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Merespons kondisi tersebut, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Rumah Yatim Cabang Pontianak menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Selasa (1/9/2026). Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga kesehatan masyarakat terdampak.
Dalam aksi tanggap bencana tersebut, relawan Rumah Yatim menyalurkan 20 box masker atau sebanyak 1.000 masker, 9 dus minuman suplemen, 5 dus air minum, dan 4 dus Vitacimin.
Kepala Cabang Rumah Yatim Pontianak, Rohim, mengatakan penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap dan kekeringan.
“Karhutla dan kabut asap berisiko terhadap kesehatan, terutama saluran pernapasan. Di sisi lain, kemarau panjang juga membuat kebutuhan air bersih semakin mendesak. Karena itu, kami berupaya hadir membantu masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Rohim.
Menurut Rohim, bantuan tersebut merupakan amanah dari para donatur yang disalurkan melalui Rumah Yatim.
“Masker, vitamin, suplemen dan air minum yang kami salurkan diharapkan dapat membantu warga menghadapi kondisi saat ini. Mungkin nilainya tidak besar, tetapi manfaatnya sangat berarti bagi masyarakat yang sedang membutuhkan,” katanya.
Rohim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli terhadap warga yang terdampak bencana.
“Kami mengajak kita semua untuk bersama-sama peduli. Penanganan kondisi seperti ini tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Mari bergandengan tangan membantu sesuai kemampuan masing-masing,” tegasnya.
Ia menambahkan, kepedulian tidak harus diberikan dalam jumlah besar.
“Tidak perlu menunggu memiliki banyak untuk membantu. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan bersama-sama, tentu akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkap Rohim.
Rohim menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah menitipkan zakat, infak dan sedekah melalui Rumah Yatim.
“Kami berterima kasih kepada seluruh donatur dan dermawan. Kepercayaan yang diberikan menjadi amanah bagi kami untuk terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Rio, salah seorang warga penerima manfaat, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih kepada Rumah Yatim dan seluruh donatur. Asap cukup mengganggu dan air bersih juga semakin sulit diperoleh. Bantuan masker, vitamin dan air minum ini sangat membantu kami,” kata Rio.
Ia berharap kepedulian terhadap masyarakat terdampak terus berlanjut.
“Semoga semakin banyak pihak yang peduli kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi seperti ini. Semoga kebaikan para donatur dibalas dengan kesehatan, rezeki dan keberkahan,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk respons kemanusiaan Rumah Yatim terhadap dampak kabut asap dan kekeringan. Di tengah kondisi darurat, kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak menjadi penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan menjaga kesehatan.
Rumah Yatim mengajak masyarakat untuk terus membangun semangat gotong royong dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.
(Tim/Red)