Kuliah Umum bertajuk Inovasi Kesehatan Berbasis Data dan Sains Digelar Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Jumat, 25 September 2026

Kuliah Umum bertajuk Inovasi Kesehatan Berbasis Data dan Sains Digelar Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA)

Kuliah Umum bertajuk Inovasi Kesehatan Berbasis Data dan Sains Digelar Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA)


Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) menggelar Kuliah Umum, bertajuk “Inovasi Kesehatan Berbasis Data dan Sains (membangun ekosistem kesehatan yang adiptif, presisi dan berkelanjutan)” pada Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros; Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked., M.Kes sebagai pembicara utama (keynote speaker).

Kuliah umum yang dibuka oleh Rektor Universitas Tamalatea Makassar, Dr. H. Muh. Ilyas Nur, S.KM., M.Adm.Kes menjadi bagian dari kolaborasi akademik di kampus UTAMA, khususnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan di Universitas Tamalatea Makassar.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Rektor UTAMA juga menuturkan bahwa mahasiswa sebagai penerus bangsa harus belajar leadership agar bisa menjadi pemimpin yang idaman.

"Ada tujuh karakteristik yang harus dimiliki pemimpin yaitu berintegritas, optimis, menyukai perubahan, berdedikasi atau berkomitmen, katalistis, ulet, dan berani menghadapi masalah," jelasnya.

"Kami berharap mahasiswa dapat mengeksplor semaksimal mungkin untuk menjadi pemimpin yang diidam-idamkan dan bisa mengintegrasikan keilmuannya," tuturnya.

Lanjut, 
Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked., M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, memaparkan dalam materinya bahwa untuk menjadi pemimpin idaman harus memiliki karakteristik yang baik. menekankan bahwa silahturahmi dan relasi sangat penting dalam menjadi pemimpin yang ideal.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini kita membutuhkan tenaga kesehatan yang memahami data, ahli teknologi yang memahami proses pelayanan, serta tenaga hukum dan komunikasi yang mampu menjaga hak masyarakat dan menjelaskan informasi secara benar.

"Kemampuan bekerja bersama itulah yang perlu tumbuh sejak di bangku kuliah. Melalui penelitian, praktik lapangan, dan pengabdian masyarakat, persoalan daerah dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus sumber solusi. Saya berharap agenda hari ini dapat memperluas pendidikan hukum, meningkatkan literasi kesehatan, serta membantu masyarakat memperoleh informasi yang dapat dipercaya," pungkasnya.

Sebelum menutup Kuliah Umum tersebut, mahasiswa diajak untuk terus mengembangkan kapasitas diri, berpikir inovatif, dan membangun kolaborasi dalam menjawab berbagai tantangan di segala sektor khususnya pada bidang kesehatan. Dengan dukungan perguruan tinggi, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, generasi muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak terwujudnya perubahan yang lebih baik di masa depan.

Diakhir papaparannya, ia mengingatkan bahwa silahturahmi dapat memperpanjang usia dan memperlancar rejeki, " tutupnya".

Musfirah, SKM., M.Kes, selaku ketua panitia melaporkan bahwa kegiatan Kuliah Umum tersebut diselenggarakan di Aula kampus Utama dan dihadiri ratusan jumlah mahasiswa di antaranya merupakan mahasiswa baru angkatan tahun 2026.

Acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kampus dan tamu undangan.

(Samsul Daeng Pasomba.PPWI/Tim)