Kemarau Berkepanjangan Kecamatan Patia MENGALAMI KRISIS AIR BERSIH - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Selasa, 08 September 2026

Kemarau Berkepanjangan Kecamatan Patia MENGALAMI KRISIS AIR BERSIH

Kemarau Berkepanjangan Kecamatan Patia MENGALAMI KRISIS AIR BERSIH 
Pandeglang Banten | Warga Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, sekarang ini tengah dihadapkan pada persoalan yang cukup krusial utamanya adalah Air bersih, Musim Kemarau yang cukup berkepanjangan di pertengahan Tahun 2026 membuat Warga dari Sepuluh Desa diantaranya Desa Babakan Keusik, Cimoyan, Idaman, Ciawi, Pasir Gadung, Patia, Rahayu, Surianeun, Turus, dan Simpang Tiga. dihadapkan kesulitan yang luar biasa, mengingat Air merupakan bagian dari kebutuhan sehari-hari.

Dikatakan Kepala Desa Patia Kecamatan Patia Sarna SE, dirinya kerap menerima keluhan dari Warga, begitu sulit dan susahnya memperoleh Air bersih, apalagi menemukan sumber mata air, sementara ladang penghasilan Warganya sekarang ini sudah tak ada lagi yang bisa diharapkan akibat cuaca terik yang tak kunjung usai. Bahkan sebagian mengalami gagal panen.

" Pada dasarnya memang kondisi tersebut merupakan faktor alam, akan tetapi Kami merasa cukup prihatin atas kenyataan seperti itu. Dan memang saat - saat seperti sekarang ini Masyarakat Kami sangat membutuhkan bantuan dan kepedulian. Sebab Air merupakan kebutuhan utama untuk sehari-hari." Terang Sarna saat ditemui Wartawan Selasa (8/9/26).

Lebih lanjut Sarna mengatakan. " Sekali dua kali memang ada bantuan Air Bersih dari Institusi terkait atau dari relawan secara individual dan Kamipun tak lupa menghaturkan rasa berterima Kasih. Akan tetapi Air itu kan sifatnya penting dan setiap waktu dibutuhkan. Pada akhirnya dalam waktu singkat sudah barang terpakai lalu habis."

Senada diutarakan Kepala Desa Surianeun Kecamatan Patia M Rizali Assukron S.Kom." Bantuan Air Bersih dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang memang ada sekalipun tidak rutin, akan tetapi sehubungan Masyarakat Kami semuanya sangat membutuhkan, maka pola pembagian nya harus antri dan bergiliran.

" Mengenai Air bersih di Kecamatan Patia beberapa Desa sudah mendapatkan bantuan Air bersih dari Dinsos, BPBD, dan CSR. Dan Kami bersama para Kepala Desa, Polsek serta Dan - Ramil berikut KSB terus membangun komunikasi serta koordinasi agar kebutuhan Masyarakat untuk Air bersih semakin terbantu, hanya saja sehubungan terkendala dengan Armada yang terbatas serta kebutuhan Air Bersih di Kecamatan lainnya juga mengalami hal yang sama (diluar kecamatan Patia. Red) sehingga Kita harus menunggu terutama Desa - desa di Kecamatan Patia yang belum menerima bantuan Air bersih." Demikian dikatakan Plt Camat Kecamatan Patia Atang Sandjaya SE.MM saat dimintai keterangan dalam waktu yang sama.

(Dhie).