70 KK di Sadaniang Mempawah Terisolir, Listrik Cuma Numpang di Pohon Langsat - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Minggu, 20 September 2026

70 KK di Sadaniang Mempawah Terisolir, Listrik Cuma Numpang di Pohon Langsat

70 KK di Sadaniang Mempawah Terisolir, Listrik Cuma Numpang di Pohon Langsat
Mempawah-Kalbar |  Sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Parasan, Desa Suak Barangan, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah hidup dalam kondisi memprihatinkan dan terisolir.

Dusun ini letaknya terjepit di antara dua dusun lainnya, yakni Dusun Ogot dan Dusun Keranji yang masuk wilayah Kecamatan Karangan, Kabupaten Landak. Akses yang jauh dan minim perhatian membuat dusun ini luput dari pembangunan infrastruktur dasar.

Fakta miris terungkap saat kunjungan lapangan. Listrik yang menjadi kebutuhan vital warga ternyata tidak memiliki tiang standar PLN. Kabel Listrik Tegangan Menengah (TM) hanya diikatkan begitu saja ke pohon-pohon milik masyarakat, salah satunya pohon langsat.

Hal tersebut ditunjukkan langsung oleh Tokoh Masyarakat setempat bernama Mustadi yang akrab disapa Pak Edo.

Kondisi berbahaya tersebut, menurut warga, sudah berlangsung selama belasan tahun tanpa ada perbaikan.

"Seorang Tokoh Masyarakat yang bernama Mustadi yang lebih akrab dipanggil Pak Edo menunjukkan kabel listrik (TM) yang hanya diikatkan ke pohon-pohon tanaman masyarakat (pohon Langsat). Yang sudah berlangsung selama belasan tahun," demikian laporan dari lapangan Minggu ( 20/9/26).

Warga pun was-was, terutama saat musim penghujan tiba. Mereka khawatir kabel yang bergelantungan di pohon itu dapat membahayakan keselamatan akibat sengatan aliran listrik.

"Harapan masyarakat supaya Pemkab Mempawah bisa memperhatikan dusun mereka, terutama dengan mengadakan tiang-tiang listrik berstandar PLN, sehingga tidak mengkhawatirkan dan membahayakan warga pada saat musim penghujan dari sengatan aliran listrik," ujar warga.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PLN UP3 Mempawah dan Pemerintah Kabupaten Mempawah terkait kondisi tersebut.

 ( Nasrun/ Bachtiar)