Kondisi Pasar Baru Labuan dalam proses Reinkarnasi - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Senin, 06 Juli 2026

Kondisi Pasar Baru Labuan dalam proses Reinkarnasi

Kondisi Pasar Baru Labuan dalam proses Reinkarnasi.
Pandeglang Banten | Dibidani oleh pihak pengembang. Pusat perbelanjaan tradisional yang umumnya menjual kebutuhan bahan - bahan pokok (Sembako) bernama Pasar Baru Labuan, situasi dan kondisinya sekarang kini mulai terlihat adanya beberapa perubahan secara signifikan, mulai dari sarana dan prasarana sebagaimana diperlukan dan dibutuhkan oleh para pedagang, berikut fasilitas umum yang disiapkan untuk pengendara roda dua dan empat tanpa terkecuali pada konsumen. 

Sementara Pedagang yang biasanya melakukan aktivitas mulai pukul 3.00 Wib dinihari hingga lepas malam di Pasar tersebut, dipastikan beberapa Minggu kedepan tidak lagi akan menerima pembicaraan atau ungkapan kekecewaan, meski hanya sebatas obrolan biasa dari konsumen, entah itu soal kerapihan, ketertiban, kebersihan, penerangan jalan umum dan soal keamanan yang menyangkut kenyamanan Orang banyak.

Pasar Baru Labuan Pasar yang berlokasi di Desa Labuan Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, berdiri di atas lahan milik jawatan kereta api, lalu difungsi gunakan oleh pengembang, untuk dijadikan ladang penghasilan oleh Masyarakat utamanya berprofesi sebagai pedagang, tak putus ditelan waktu bahkan terus berupaya seiring berjalannya waktu melakukan pembenahan, penataan, penyempurnaan, hingga pemanfaatan area yang dianggap bermanfaat untuk dijadikan sumber kehidupan dan penghidupan Masyarakat (peminat.red)

Dikatakan pihak pengembang berbendera SLS TB Agus Munajat pada suararakyat 21.com (07/07/26). " Pada intinya Kami terus berusaha dan berupaya untuk tetap memberikan kenyamanan kepada siapapun baik kepada pedagang maupun konsumen, akan tetapi hal itu bukanlah suatu pekerjaan yang singkat, perlu pencermatan secara kondisional, perlu pemahaman dan pengertian dari semua pihak, perlu pendekatan dan sosialisasi, perlu menampung dan menyerap keluhan pedagang dalam bentuk apapun. Perlu mengerti dan dimengerti juga saling pengertian antar pihak - pihak yang berkepentingan ." 

" Sehingga Alhamdulillah ketika SLS akan kembali melanjutkan penataan kepada los - los yang berdiri menjorok ke trotoar, setelah Kami instruksikan agar beralih tempat pada tempat yang sudah Kami siapkan. Mereka sangat memahami sekaligus mengikuti arahan yang Kami sampaikan. Hanya saja dibutuhkan waktu yang tidak singkat, akan tetapi itu semua memang pasti." Lanjut Agus.

Menyoal tumpukkan Sampah yang membentuk Gunungan gunungan Kecil dan menghalangi sebagian jalan umum. Agus mengatakan." Informasi yang diterima dari Pak Camat (Yadi Pribadi SE.Red) Beliau akan bersurat kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang. Agar disiapkan Bak Sampah, sehingga Sampah tidak tercecer secara sembarang juga agar Masyarakat paham kemana dan dimana membuang Sampah yang seharusnya. Sekaligus Pak Camat minta kepada Dinas Lingkungan Hidup agar jadwal angkut Sampah minimal Dua Hari sekali." Terang Agus.

Dan untuk area Parkir lanjut Agus, " Itupun bagian dari jadwal pekerjaan pengembang bahkan include pada program SLS, Pihaknya memastikan dibangun pada tahapan berikutnya, sama halnya dengan penyediaan Penerangan Jalan Umum." Pungkasnya.

(Dhie)