Pandeglang Banten | Bantuan Pangan Nasional berupa Beras dan Minyak Goreng yang disalurkan kepada Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masing - masing Sembilan Desa, utamanya wilayah Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Jum'at lalu (12/6/26) ternyata tidak selesai hanya dalam waktu Satu Hari, terbukti bahwa sebagian Desa masih terbebani tanggung jawab untuk menyalurkan bantuan tersebut pada Hari berikutnya, hal itu selain masih menumpuknya Ribuan karung berisi beras serta Duz berisi Minyak goreng, juga terbatasnya kemampuan tenaga dan pemikiran petugas itu sendiri.
Diceritakan salah satu petugas merangkap Staf Desa Kalang Anyar Kecamatan Labuan Suradi " Hari Kamis sore sekitar jam 15.00 Wib. Dua Mobil Truk mengangkut Karung Berisi Beras diturunkan di depan Kantor Desa disusul kemudian Satu Mobil Truk mengangkut Duz Minyak Goreng, saat itu juga barang - barang tersebut Kami simpan di tempat yang sudah Kami siapkan sebelumnya."
" Tetapi Kami tidak hanya sebatas menyimpan begitu saja, sehubungan Kami merasa bertanggung jawab harus mengamankan barang - barang itu, malamnya terpaksa Kami harus Begadang hingga fajar. Siangnya Hari Jum'at Kami serta Petugas Desa menyalurkan kepada KPM yang sudah mendapatkan legalitas secara administratif." Ungkap Suradi dengan nada berat, serta sorot mata yang redup, ditambah kondisi badan yang memang harus mengkonsumsi Jamu atau racikan herbal alami.
" Pembagian di Hari Jum'at pun tidaklah berjalan lancar. Sebab tepat pukul 10.Wib terdengar dari speaker Masjid Kumandang Ayat suci Al-Qur'an, pertanda hanya tinggal beberapa Jam lagi Sholat Juma't dilaksanakan. Lalu kegiatan penyaluran Beras pada KPM Kami hentikan sementara sampai jam 13.12 Wib."
Masih dikatakan Suradi Lelaki Single Parent " Pembagian di hari Jum'at pun hanya sampai jam 17 00 Wib. Banyak faktor pembagian itu harus dihentikan, disamping Waktu diambang sanikala menjelang Maghrib juga petugas - petugas yang lain kondisi nya sudah terlihat loyo . Mereka harus Mandi harus Istirahat harus di refresh." Ujar Suradi Jumat Malam pada suararakyat 21.com (12/6/26) pukul 22.00 Wib.
Di Desa Labuan Kecamatan Labuan Penyaluran bantuan pangan dan Minyak Goreng kepada KPM. dilanjutkan hingga Jum'at malam. Pukul 21.00 Wib tugas penyaluran dihentikan akibat faktor kelelahan para petugas dari Desa tersebut, sementara beberapa KPM terus berdatangan dari beberapa Kampung, akan tetapi apalah daya KPM kembali balik arah menunggu esok hari.
" Besok lagi saja Ibu - ibu soalnya disamping waktu sudah tidak memungkinkan. Kami disini sudah hilang konsentrasi ditambah saluran Wifi of line " Terang Rio yang mulai bekerja dengan rekan petugas semenjak pukul 8.00 pagi, dengan kondisi badan ngarumpuyuk Rio bersandar pada tiang kantor Desa .
Di Desa Teluk Kecamatan Labuan. Desa yang paling banyak KPM diantara Desa - desa lain memenuhi area Desa berikut kendaraan bermotor yang sengaja Mereka bawa, untuk mengangkut bahan pangan yang akan diterima. Suasana hiruk pikuk tak ubahnya melihat konser maha bintang mewarnai sudut - sudut ruangan, suasana bercampur atmosfir dari pengrajin yang tengah menjemur Ikan Asin.
Menjelang sore penyaluran bahan pangan tiba - tiba berhenti. " Tadinya Kami akan salurkan sampai kapanpun mski sampai berganti Tahunpun supaya segera selesai. Sehubungan terjadi pemadaman listrik terpaksa Kami hentikan dilanjutkan nanti besok ." Ungkap Dede petugas sekaligus staf Desa Teluk. Dede sendiri tidak sempat melakukan rekapitulasi KPM lantaran lampu mendadak mati.
" Haruh...Kitamah teka ning kene esuk esuk jam wolu .sampe Saiki durung dipanggil panggil ngarane nyong ." Gerutu salah Satu KPM sambil menggendong Anaknya pulang dilanjut datang besok lagi Sabtu 13/6/26.
( Dhie)