PANDEGLANG- BANTEN | MDTA Al-Aula menggelar Pelepasan Kelas 4 dan Kenaikan Kelas 1, 2 & 3dengan tema _"Mari Kita Tingkatkan Kualitas Pendidikan Agar Putra Putri Kita Berilmu dan Berakhlak Mulia"_. Acara dirangkai pentas seni dan santunan anak yatim.
Tatang Pauzi, S.E., M.M, Camat Sukaresmi hadir mewakili pemerintah daerah.
“Ciptakan generasi untuk pembelajaran, tentunya untuk manusia yang berkarakter, berprestasi dan berbudi luhur. Hormati kedua orang tua supaya cita-cita yang diharapkan bisa tercapai. Pentas seni hal baik menyangkut kearifan lokal dan sebagai pemimpin masa depan. Saya hadir diundang selaku wakil dari pemerintah dan sangat mengapresiasi momen ini dan konsepnya. Guru harus ikhlas dalam mendidik para siswa-siswi, mencetak para dewan guru ini bekerja secara profesional. Dan konsep 'Calakan' cara pandang penyerapan pendidikan berkelanjutan, bekerja sama dengan pemerintah sebagai perwujudan dalam semua hal tentunya yang positif,” ungkapnya dalam kata sambutan.
Ahmad Junaedi, Kepala Desa Pasirkadu menegaskan peran guru sangat strategis.
“Keberhasilan pendidikan ditentukan oleh berbagai faktor, salah satu di antaranya yang paling penting dan menentukan adalah guru, karena memiliki peran strategis dan menentukan keberhasilan.”
Kades menguji 2 siswa dengan pertanyaan Pancasila. Keduanya menjawab benar dan mendapat bonus sebagai apresiasi.
H. Madhari, Kepala MDTA Al-Aula menekankan profesionalisme guru.
“Peningkatan dan dinamis. Penting peningkatan mutu guru dalam rangka meningkatkan kinerja guru dan mutu guru secara dinamis. Dalam rangka melaksanakan tugas keprofesionalan, guru wajib meningkatkan dan mengembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya di acara kenaikan kelas.
Pentas Seni & Santunan Anak Yati
Pelaksanaan pentas seni menampilkan pengajian, pidato, puisi, tari kreasi, paduan suara, nyanyi solo, dan lain-lain. Acara juga diisi pemberian santunan untuk anak yatim.
Komunikasi yang baik memegang peranan penting bagi kesuksesan dan efektivitas. Peran pemerintah menentukan arah kebijakan, peran sekolah dan guru mencetak anak bangsa cerdas berdaya saing, dan peran komite serta masyarakat tidak boleh dilupakan.
(A. Munjin, S.E)