Ramai Pemberitaan Kecelakaan Proyek Jalan Cikeusik–Cibaliung, Manajemen: Rambu Belum Terpasang, Kami Bertanggung jawab & Tanggung Biaya Korban - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Sabtu, 09 Mei 2026

Ramai Pemberitaan Kecelakaan Proyek Jalan Cikeusik–Cibaliung, Manajemen: Rambu Belum Terpasang, Kami Bertanggung jawab & Tanggung Biaya Korban

Ramai Pemberitaan Kecelakaan Proyek Jalan Cikeusik–Cibaliung, Manajemen: Rambu Belum Terpasang, Kami Bertanggung jawab & Tanggung Biaya Korban
 
PANDEGLANG, BANTEN – Menyikapi maraknya pemberitaan di berbagai media online beberapa hari terakhir terkait kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang pengendara sepeda motor di lokasi proyek pengerjaan Jalan Raya Nasional ruas Cikeusik–Cibaliung, tepatnya di wilayah Desa Nanggala, Kecamatan Cikeusik, pihak manajemen perusahaan pelaksana akhirnya memberikan tanggapan resmi dan klarifikasinya.
 
Melalui perwakilan manajemen perusahaan, Kuncoro, pihaknya menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kecelakaan yang terjadi. Terkait sorotan utama mengenai tidak adanya rambu peringatan dan penerangan di lokasi pekerjaan yang diduga menjadi penyebab utama kejadian, Kuncoro memberikan penjelasan bahwa kelalaian tersebut murni karena keterlambatan pemasangan, bukan ketiadaan niat untuk menyediakannya.
 
"Sebelumnya saya mohon maaf sebesar-besarnya atas terjadinya kecelakaan lalu lintas di proyek pekerjaan jalan nasional ruas Cikeusik–Cibaliung ini. Terkait kelengkapan rambu-rambu dan penerangan di lokasi proyek, sebenarnya alat pengamanan itu ada dan sudah disiapkan, bukan tidak mau kami pasang. Namun pada saat kejadian, itu murni karena belum sempat terpasang sepenuhnya," ungkap Kuncoro saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (9/5/2026).
 
Kuncoro menegaskan, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut dan memahami kekhawatiran masyarakat maupun kritik yang disampaikan berbagai pihak, termasuk dari organisasi wartawan dan masyarakat umum terkait standar keselamatan kerja di lapangan.
 
Lebih lanjut Kuncoro menjelaskan, sebagai bentuk tanggung jawab penuh atas insiden yang terjadi, manajemen perusahaan telah turun tangan langsung menemui korban, meminta maaf secara langsung, dan berkomitmen menanggung segala risiko akibat kecelakaan tersebut.
 
"Kami dari pihak manajemen perusahaan menyadari tanggung jawab kami penuh atas kejadian ini. Kami sudah mendatangi korban untuk meminta maaf secara langsung, kami menanggung sepenuhnya seluruh biaya pengobatan hingga sembuh, serta kami juga mengganti biaya kerusakan kendaraan motor milik korban," tegas Kuncoro.
 
Pihaknya berjanji, ke depannya akan segera melengkapi seluruh fasilitas keamanan, rambu-rambu lalu lintas, penerangan, dan pembatas jalan di sepanjang titik pengerjaan yang masih berlangsung, agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan pengguna jalan merasa aman serta nyaman.
 
"Kami berjanji akan segera memperbaiki kekurangan yang ada, melengkapi semua kelengkapan keselamatan, dan berharap masyarakat dapat memaklumi serta mendukung kelancaran proyek ini demi kemajuan infrastruktur di Pandeglang," pungkas Kuncoro.
 
(Red/Tim)