Pandeglang Banten | Tidak diketahui pasti, apa sebab Pintu Kantor Unit Pelaksana Teknis Balai Benih Induk Padi Caringin, di Desa Caringin Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang tertutup rapat bahkan di gembok. Begitupun beberapa jendela yang ada semua di tutup rapat. Pemandangan seperti itu terjadi pada Rabu 29 April 2026. Ketika Wartawan hendak meminta keterangan, soal berapa Tonase atau Kuintal gabah yang diperoleh dari hasil panen tahun ini. Hasil panen yang konon katanya untuk menambah isi kantong APBD sebagaimana yang diharapkan Pemerintah Daerah.
Tidak diketahui pasti kenapa Pintu UPT BBI Pertanian itu digembok. Apakah Hari itu ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional. ataukah dalam rangka turut memperingati atau merayakan sebuah perayaan dari penganut kepercayaan tertentu, ataukah berdasarkan tanggal merah, ataukah memang untuk link Dinas Pertanian memiliki kalender penjadwalan khusus kapan itu hari libur dan kapan itu hari kerja. Lantaran tidak ada Satu Orangpun petugas yang bisa dimintai keterangan. Sementara kondisi di area Kantor UPT BBI Pertanian Hari itu, nampak beberapa kendaraan roda empat terpakir . Kendaraan dari Peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) se - Kabupaten Pandeglang di Sebuah SMKN yang jaraknya hanya beberapa jengkal dengan Kantor UPT BBI.
Tidak diketahui pasti kenapa Pintu UPT BBI Pertanian Caringin digembok. Sebab sekalipun ada sesuatu yang dianggap krusial dan bersifat internal, bisa saja terjadi lantaran sifatnya emergency, akan tetapi minimal ada Satu Orang yang bertugas di Kantor tersebut. Kalaupun sama sekali tidak ada sesuatu yang dianggap urgen kenapa pintu masuk digembok. Di persepsikan seperti apakah makna fakta integritas oleh yang berhak.
Keberadaan Pintu Kantor UPT BBI Pertanian digembok. Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang Wahyu Wisyanti S.Pt mengatakan lewat WhatsApp nya. Hubungi ka UPT. Padahal sebelumnya Wartawan sudah terlebih dahulu mempertanyakan pada UPT BBI akan tetapi tidak ada respon. Coba nti Ibu hubungi. Lanjut Wahyu.
Seperti nampak dari potret yang berhasil di jepret Wartawan. Kantor UPT BBI Caringin selain digembok cukup rapat. Juga plang Nama Dinas sebagai bagian dari bentuk legalisasi Birokrasi sudah tidak bisa lagi dibaca dengan jelas.
(Dhie).