PANDEGLANG – Kegiatan pelatihan yang digelar oleh Kelompok Desa Mandiri Peduli (KDMP) Serak di Hotel Mutiara Carita menuai sorotan tajam dari para peserta. Pasalnya, meski menggunakan anggaran Dana Desa yang nilainya cukup besar, yakni mencapai Rp 14.980.000, fasilitas yang diterima dinilai tidak sebanding dan jauh dari ekspektasi. 28/04/2026
Dkatakan salah satu Ketua KDMP yang diwawancarai menyayangkan pelayanan yang diberikan pihak penginapan selama kegiatan berlangsung. Menurut mereka, fasilitas kamar terasa sangat minim dan tidak layak dengan harga yang seharusnya tersedia dari anggaran tersebut.
"Kami sedikitpun tidak ada niat untuk menggagalkan kegiatan yang sudah teragenda. Namun, kami ingin pelatihan dengan anggaran yang cukup fantastis ini jangan dilakukan secara asal-asalan," ungkap salah satu Ketua KDMP dengan nada kecewa, Senin (28/04).
Lebih jauh ia menjelaskan, kondisi di dalam kamar sangat tidak memadai. Satu kamar diisi oleh 4 hingga 5 orang, namun hanya disediakan 1 hingga 2 kasur (bad). Bahkan, fasilitas dasar seperti handuk pun tidak disediakan oleh pihak hotel.
"Masa satu kamar diisi 4-5 orang, cuma dikasih 1-2 bad. Handuk juga tidak dikasih. Ini kan sudah jelas kurang pelayanannya," tambahnya.
Selain masalah akomodasi, biaya transportasi yang diberikan juga dinilai tidak wajar. Peserta hanya mendapatkan uang transport sebesar Rp 150.000, yang dinilai sangat tidak seimbang dengan total anggaran yang telah digelontorkan dari kas desa.
Meski demikian, di tengah kekecewaan terhadap fasilitas tersebut, para peserta dan pengurus KDMP tetap berusaha profesional. Mereka memilih untuk tetap fokus menerima materi pelatihan sebagai bekal ilmu untuk menjalankan berbagai program kedepan di desa.
"Di tengah minimnya fasilitas tersebut, kita juga harus tetap fokus menerima materi sebagai bekal kita untuk menjalankan program-program kedepan di KDMP," pungkasnya.
Laporan ini menjadi catatan penting agar kedepannya pengelolaan anggaran desa dapat lebih diperhatikan, terutama dalam pemilihan tempat dan kualitas pelayanan agar sesuai dengan nilai yang dikeluarkan. (Tum/Red)