Tersinggung akan di ikat. Ekor Pari bergerak - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Kamis, 08 Januari 2026

Tersinggung akan di ikat. Ekor Pari bergerak

Tersinggung akan di ikat. Ekor Pari bergerak.


Pandeglang Banten | Sekitar Pukul 3.00 Wib Kamis Dinihari (9/1/26), Warga Kampung Pangsor Desa Caringin Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang dikejutkan oleh teriakan minta tolong. Setelah dicermati dan diketahui dengan seksama. Baik Warga yang masih terjaga dari lelap tidur nya, ataupun terpaksa barang sejenak menunda mimpi - mimpinya dalam keadaan lulungu (setengah sadar. Red) Mendatangi sumber suara tadi.

Diperoleh seorang Anak berusia mengarah Akil baligh berinisial As (16) sedang mengamuk didalam Rumah Orang Tuanya. Khawatir amukan itu mencapai klimaks. Wargapun segera melakukan pengamanan membawa As keluar. Sebelumnya Warga berinisiatif mengikat Tangan si pembuat ulah atas ijin Orang Tuanya demi ketenangan semua pihak. Hanya saja keinginan itu tidak direspon. Yang jelas sebelum tindakan pengikatan terjadi tensi angkara terkesan mulai mereda.

Akan tetapi dibalik redanya gejolak angkara As. dimungkinkan ajuan pengikatan itu terarsip dalam memori nya yang kuat meski seusia As masih bisa dikatakan labil. As selain mengingat - ingat sekaligus menanda tangani dalam jiwanya, siapa sesungguhnya Orang yang mengucapkan itu.

Sejenak suasana Kampung Pangsorpun tenang, sementara Waktu terus merangkak rencang - rencang tihang (menjelang fajar). As yang dianggap Warga sudah dalam kondisi tenang kembali berulah menghantam jendela Kaca Rumahnya setelah itu melangkah menghampiri Warga yang baru saja berjibaku dengan amukannya.

Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Suasana gaduh beberapa jam yang lalu ternyata harus bersambung pada jilid selanjutnya. As menghadang dan menghampiri Ujang yang dianggap terlibat dalam pengaman dirinya, 

Dengan menggenggam sebilah benda terbuat dari ekor Ikan Pari. Ekor yang bergerigi dan sudah dikeringkan. Entah ekor itu mengandung bisa atau tidak belum diketahui pasti, baik dari pihak peneliti, kolektor atau medis.

Saat itulah terjadi sebuah perseteruan fisik As terlebih dahulu melakukan penyerangan mengayunkan Ekor Pari kebagian Tubuh Ujang. Akan tetapi Korban tak tinggal diam. Ia pun harus menyelamatkan diri dengan meladeni permainan gaya Ekor Pari, seraya membalas dengan sebuah benda yang dekat dengan tangan dan posisi tubuhnya.

Kejadian itupun tak lama diketahui lalu diamankan Warga, selanjutnya baik pelaku maupun korban diselamatkan lalu dibawa ( Bukan dilarikan. Pen ) ke RSUD Labuan untuk segera menerima pengobatan. Demikian sebagaimana diutarakan M Alwi warga Caringin saat dimintai komentarnya oleh Wartawan. " Infonya seperti itu kang" Tutur Alwi lewat Telpon.

Ujang yang berprofesi sebagai penjual Sayur saat ini masih dalam perawatan Medis, sementara Pelaku selain dirawat juga dalam penanganan Polsek labuan Polres Pandeglang. Adapun motif sebab akibat yang dilakukan Pelaku. Pihak kepolisian masih mendalami pengembangan bukti - bukti selanjutnya.

(Dhie).