Sangatta | Senin 12 Januari 2026 — Ibu Hasriani bersama anaknya, Anti, akhirnya tiba dengan selamat di Rumah Sakit Medika Sangatta setelah melalui perjalanan panjang dan penuh rintangan dari Muara Wahau pada Minggu, 11 Januari 2026. Ibu Hasriani menyampaikan rasa puas dan terima kasih atas bantuan Ibu Heny, pegawai Klinik Induk KBB, yang sigap membantu menghubungi pihak rumah sakit untuk penanganan medis.
Perjalanan dimulai dari wilayah perusahaan Melenyu 2 Afdeling LA, Muara Wahau. Di tengah perjalanan, rombongan terhambat banjir di wilayah Afdeling 13, antara Jabdan dan LJ. Sejak pukul 10.00 WITA hingga 18.00 WITA, kendaraan terpaksa berhenti karena air banjir tak kunjung surut.
Sopir travel, Safii, berupaya mencari jalur alternatif. Namun kendaraan kembali mengalami kendala akibat kandas. Berkat bantuan pihak perusahaan yang menurunkan alat berat (jonder), mobil berhasil ditarik sehingga perjalanan dapat dilanjutkan.
Cobaan kembali terjadi sekitar pukul 01.00 WITA ketika tali fan belt melilit kipas mesin. Setelah diperbaiki, kendaraan melanjutkan perjalanan, namun pada pukul 03.00 WITA oli mesin keluar dan menyebabkan mobil tidak dapat beroperasi. Perjalanan pun terpaksa dihentikan.
Pada pagi hari, Pak Safii menghubungi rekan sesama sopir travel. Sekitar pukul 08.00 WITA, kendaraan pengganti tiba dan membawa Ibu Hasriani, anaknya, serta tiga penumpang lainnya melanjutkan perjalanan. Rombongan akhirnya tiba di Rumah Sakit Medika Sangatta sekitar pukul 12.00 WITA dengan selamat.
Setibanya di rumah sakit, Ibu Hasriani mendapat sambutan yang baik, ramah, dan humanis dari petugas resepsionis dan Admisi. Selanjutnya, ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Dokter Bahtiar pada pukul 17.00 WITA.
Menurut keterangan ibu hasriani kepada Samsul anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) bersama rekan awak media mengucapkan terimakasih kepada dokter bahtiar atas pelayanannya yang baik,ramah dan humanis di dalam melayaninya dari pertama sampai kontrol kali ini
(Samsul Daeng Pasomba.PPWI/Tim)