Pandeglang - Banten, Belum seumur jagung, selokan atau parit atau saluran Air limbah atau saluran comberan diperbaiki menggunakan alat berat mengarah ke Pasar Baru Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Kondisinya sekarang ini kembali seperti semula, seperti layaknya belum pernah tersentuh oleh perhatian oleh tanggung jawab sekaligus oleh kepedulian Pemerintah.
Fakta dilokasi. Warga yang membuang Air melalui dapur - dapur Mereka kembali tak bisa dialirkan hingga ke pembuangan akhir tepatnya ke aliran sungai Cipunten Agung. Hal tersebut dimungkinkan oleh beberapa faktor entah agregat pengerjaan semula asal jadi, sehingga comberan merangsek keluar menciptakan genangan 24 jam kejalanan, entah miskinnya kesadaran Warga disamping membuang limbah juga sampah Rumah Tangga, atau entah beratnya beban selokan menampung dan menyalurkan limbah, hingga harus dimuntahkan ditengah jalanan tanpa harus ke pembuangan akhir.
Disisi lain, Comberan ya comberan, kotoran yang berbaur dalam bentuk cair, kotoran yang setiap detik mengganggu pengguna jalan, baik yang akan melakukan transaksi jual beli atau yang sengaja melintas dengan Roda Dua dan Empat berikut pejalan kaki. Comberan ya comberan, didalamnya terdapat unsur yang sangat merugikan setiap Orang, ketika menyentuh pakaian yang dikenakan baik untuk beraktivitas apalagi untuk beribadah.
Dikatakan Warga setempat berinisial FH. Selokan yang mengarah ke jalur Pasar Baru itu diposisi dataran rendah dan bersifat vertikal dengan Warga yang membuang limbah dengan permukaan daratan lebih tinggi, ditambah semakin hari semakin menyempit nya saluran air yang melintasi Rumah - rumah penduduk akibt disesaki benda benda afkir. Sementara Warga itu sendiri seakan kering rasa kerjasama atau gotong royong membersihkan saluran. Entah itu seminggu sekali atau sebulan sekali.
Masih dikatakan FH. " Ditambah lagi Comberan yang mengarah ke jalur Pasar Baru merupakan hasil pembuangan dari pertemuan Dua Kampung yang berpenduduk cukup padat, yaitu antara Kampung Listrik dan Kampung Kebon Cau. Contohnya di pemandian umum tempat yang bersebelahan dengan Tempat Pemakaman umum, disamping digunakan oleh Warga setiap waktu juga limbahnya dialirkan ke saluran tunggal yang mengarah ke Pasar Baru. " Tuturnya Sabtu (24/1/26).
Kondisi Pasar Baru Labuan. Pasar yang menyediakan berbagai macam bahan pokok tak ubahnya judul novel klasik karya Sutan Takdir Alisjahbana " Tak putus dirundung malang." Atau seakan persis di katakan Rhoma Irama " Lenyap yang Satu datang yang lainnya begitulah tiada putusnya." Lewat kidungnya Habis Gelap terbit terang.
(Dhie).