Pandeglang Banten |Kamis malam (12/03/26) Warga yang bermukim di Komplek Perumahan Cipunten Agung Desa Teluk Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dibuat resah, ketika mendengar Khabar bahwa salah satu Rumah Tetangganya dimasuki maling. Wargapun mendatangi Rumah tersebut selain akan membantu korban sekaligus ingin mengetahui apa saja barang yang berhasil di embat maling.
Adapun Rumah Warga yang dimasuki Pencuri itu adalah milik Hasby Maulana biasa dipanggil Ustadz Aceng. Kepada wartawan Hasby menceritakan, sekitar Pukul 19.00 Wib Pencuri masuk dari arah celah dapur, celah yang sebelumnya dimungkinkan bisa dilalui, diduga dengan cara naik keatas tembok yaitu tembok pembatas antara pekuburan dengan sudut belakang Rumahnya.
" Setelah Pelaku berhasil masuk. Kebetulan disudut ruangan itu ada CCTV akan tetapi keberadaan CCTV itu sempat diketahui juga oleh pelaku. Sehingga Pelaku diduga kuat melakukan alternatif menggerakkan tubuhnya dengan cara membelakangi lensa CCTV kemudian mendekati CCTV lalu Kedua Jari Tangan pelaku menutupi Lensa itu. " Ungkap Hasby.
Masih dikatakan Hasby, pada saat kejadian Pihaknya bersama Keluarga baru saja menikmati berbuka Puasa tetapi tidak di Rumah. "Saya dan keluarga kebetulan sedang berada di luar Rumah ketika berbuka Puasa kemudian setelah Saya pulang lalu masuk ke Rumah, tiba - tiba ada perasaan cukup ganjil sepertinya ada sesuatu yang tidak beres, sesuatu Orang yang tidak dikenal masuk melalui sudut belakang. Dan benar saja setelah Saya lihat di Handphone ada jari telunjuk yang menutupi Lensa CCTV entah siapa pelakunya."
" Mungkin Pelaku takut atau khawatir terdeteksi sosok pribadi nya . Akhirnya pelaku membatalkan niat jahatnya, hal itu terbukti lantaran tidak Satupun barang - barang yang ada di Rumah diambil atau hilang." Jelas Hasby.
Ditempat yang sama Salah Satu Tetangga mengatakan." Sebelum nya Kami melihat ada Pengendara menggunakan Motor bolak balik di depan Rumah Korban. Setelah itu entah kemana menghilangnya Kami tidak tahu." Ujarnya.
" Kejadian percobaan tindak Pencurian di komplek Perumahan Cipunten Agung itu berarti sudah Dua kali terjadi. Pertama Rumahnya Pak Dadang dan kedua Rumahnya Pak Hasby Untung saja Pelaku yang belum diketahui entah berapa Orang jumlahnya smpat digagalkan oleh situasi dan kondisi baik oleh Warga maupun adanya CCTV." Ungkap Warga lainnya.
(Dhie)