DPC GWI Mempawah Gandeng UPT KPH Mempawah Perkuat Informasi Karhutla Aktual dan Faktual - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Jumat, 02 Oktober 2026

DPC GWI Mempawah Gandeng UPT KPH Mempawah Perkuat Informasi Karhutla Aktual dan Faktual

DPC GWI Mempawah Gandeng UPT KPH Mempawah Perkuat Informasi Karhutla Aktual dan Faktual
Mempawah |  Di tengah meningkatnya kerawanan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan lndonesia Indones mengambil langkah strategis dengan mengajukan audiensi dan koordinasi resmi bersama UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Mempawah.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan informasi terkait Karhutla yang beredar di tengah masyarakat tidak simpang siur dan bebas dari hoaks. DPC GWI Mempawah ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyajikan pemberitaan yang aktual, faktual, dan edukatif langsung dari sumber utamanya.

Wakil Ketua DPC GWI Mempawah, Riduansyah, mengatakan audiensi ini akan difokuskan pada diskusi langsung mengenai situasi terkini di wilayah kerja UPT KPH Mempawah. Pihaknya ingin mengetahui peta rawan Karhutla, titik hot spot terbaru, serta berbagai tantangan penanganan di lapangan yang selama ini belum banyak diketahui publik.

Rombongan DPC GWI Mempawah diterima langsung oleh Kepala UPT KPH Wilayah Mempawah, Ibu Euis Herawati, S.Hut., M.Hut., bersama jajaran intinya. Mereka adalah Nurul Hidayah, SP selaku Kasubbag Tata Usaha, Aspawi Pasman, S.Hut selaku Kasi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan (PPH), dan Reny Ayufrida Oktifianti, S.Hut selaku Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Untuk memperkuat sinergi di tingkat tapak, DPC GWI Mempawah , melibatkan pengurus DPC GWI Kabupaten Mempawah. Tiga pengurus yang akan turut serta adalah Riduansyah sebagai Wakil Ketua, Kelana Jaya sebagai Sekretaris, dan Citra Eka Sari sebagai Bendahara DPC.

"Karhutla bukan hanya urusan pemadam, tapi urusan informasi. Jika informasi salah, masyarakat panik. Jika informasi benar, masyarakat siap siaga. Di sinilah peran GWI, Tinta Kami Untuk Kebenaran, harus hadir," tegas Riduansyah kepada wartawan, Kamis (2/10/2026) di Mempawah.

Menurut Riduansyah, peran wartawan yang tergabung dalam GWI bukan untuk mencari kesalahan, melainkan membantu pemerintah mengedukasi masyarakat. Dengan data resmi dari KPH Mempawah, media online di bawah naungan GWI Kalbar akan menyuarakan pentingnya pencegahan Karhutla dari tingkat desa.

Sementara itu, UPT KPH Wilayah Mempawah menyambut baik inisiatif tersebut. Selama ini, KPH membutuhkan jembatan komunikasi yang kuat agar program pencegahan dan sosialisasi bahaya Karhutla sampai ke masyarakat luas, khususnya para petani dan peladang.

Melalui koordinasi ini, diharapkan akan terbangun sebuah sistem pelaporan yang cepat dan akurat. Ketika ada kejadian Karhutla, GWI akan mendapatkan informasi valid langsung dari Kasi PPH dan Kasi PPM, sehingga berita yang naik bukan isu, melainkan fakta lapangan.

Selain isu Karhutla, audiensi ini juga akan membahas komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan di Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya yang masuk dalam wilayah kerja KPH Mempawah. Sinergi ini diharapkan menjadi contoh bagi KPH lain di Kalbar.

( Tim )