Warga Desak Pemeriksaan Jembatan Akses PabrikWarga Desak Pemeriksaan Jembatan Akses Pabrik, Keselamatan Jadi Sorotan - Suararakyat21.com - Kritis, Berimbang dan Terpercaya

Breaking

Senin, 28 September 2026

Warga Desak Pemeriksaan Jembatan Akses PabrikWarga Desak Pemeriksaan Jembatan Akses Pabrik, Keselamatan Jadi Sorotan

Warga Desak Pemeriksaan Jembatan Akses Pabrik
Warga Desak Pemeriksaan Jembatan Akses Pabrik, Keselamatan Jadi Sorotan
TANGERANG |  Keresahan warga terkait keselamatan di sekitar jembatan yang disebut menjadi akses kendaraan menuju area pabrik mendapat perhatian masyarakat Kampung Rawa Bamban, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, sejumlah warga menyampaikan keluhan di sekitar Jalan Faliman Jaya, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Ani, warga Rawa Bamban, mengaku khawatir terhadap keselamatan warga, terutama ibu-ibu yang biasa beraktivitas dan mencuci pakaian di sekitar kali.

“Saya khawatir dengan keselamatan warga, terutama ibu-ibu yang biasa beraktivitas dan mencuci di sekitar kali. Kalau jembatan ini nantinya digunakan untuk akses kendaraan pabrik, kami berharap keselamatan warga benar-benar
diperhatikan,” ujar Ani.

Kekhawatiran serupa disampaikan Acih, warga sekitar.

“Saya ngeri kalau lagi nyuci. Habis Subuh tadi aja ada mobil lewat, main kencang aja,” tutur Acih.

Sementara itu, Usman, yang dikenal aktif dan peduli terhadap persoalan lingkungan di Kampung Rawa Bamban, mendesak Pemerintah Kota Tangerang dan instansi teknis terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap jembatan tersebut.

Usman meminta pemeriksaan mencakup kondisi struktur, kelayakan terhadap beban kendaraan, aspek keselamatan, serta fungsi dan ketentuan penggunaan jembatan.

“Kami meminta jembatan ini diperiksa secara menyeluruh. Jangan menunggu sampai terjadi kecelakaan.

 Warga membutuhkan kepastian bahwa akses tersebut aman dan tidak membahayakan masyarakat,” tegas Usman.

Warga berharap hasil pemeriksaan dapat disampaikan secara terbuka. 

Apabila ditemukan hal yang perlu diperbaiki, mereka meminta langkah tindak lanjut dilakukan sesuai kewenangan instansi terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, keterangan resmi dari pihak pengelola pabrik maupun instansi terkait mengenai kelayakan dan penggunaan jembatan tersebut belum diperoleh.

(Tim/Red)