Pandeglang Banten | Cuaca awal Tahun 2026 khususnya di Kabupaten Pandeglang sedang tidak baik - baik saja. Beberapa Kecamatan di bagian selatan nyaris seluruhnya di hantam Banjir. Penyebab nya adalah beberapa faktor,mulai dari Curah hujan terlalu tinggi, meluapnya Aliran Sungai, pasangnya air laut, berikut diakui atau tidak, lunturnya harmonisasi ekosistem antara lingkungan dan kehidupan. Ironisnya banjir yang menerobos pesawahan, pemukiman penduduk, tempat transaksi jual beli dan fasilitas umum lainnya dalam penanggalan di Bulan Januari ini tidak biasanya terjadi sebagaimana Tahun - tahun yang lalu. Sehingga Kabupaten Pandeglang menyuarakan Tanggap Darurat Bencana.
Dalam keadaan segetir itu Bupati Kabupaten Pandeglang Dewi Setiani S.Sos.MA tidak tidur, naluri kewanitaan seorang Ibu terhadap Anak - anaknya yang tengah mengalami nestapa, sekaligus bagian dari tanggung jawab atas nama predikat leadership langsung mendatangi area yang terdampak, dengan didampingi sejumlah Kepala Dinas selaku pemangku amanah yang berhubungan langsung dengan sektor lingkungan, sosial dan kemanusiaan.
Kehadiran sosok Ibu ditengah Anak - anaknya, tidaklah hanya sebatas ceremony, memotivasi kemudian pamit. Beliau cukup peka apa yang dirasakan, apa yang dikeluhkan, apa yang diharapkan, apa yang disampaikan dari segala kegundahan para korban musibah. Soal sarana dan prasarana seputar Material dan in material yang betul - betul dibutuhkan saat - saat seperti itu.
Jaga Bayi nya yah mudah - mudahan selalu sehat " Ujar Dewi seraya mencium kening sang Bayi dalam pelukan Orang Tuanya,di pengungsian sementara, tepatnya di Desa Sukadame Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang beberapa hari lalu, kemudian Orang Nomor Satu di Kabupaten yang bermotto Petarung itu menyalami Satu persatu para Korban dengan tetap berharap, tetap bersabar, dan tetap berdoa agar musibah cepat berlalu.
Dalam catatan Wartawan. Tahun yang bershio Kuda Api menurut kalender Tiongkok. Beberapa Kecamatan yang Diterjang Banjir diantaranya Kecamatan Labuan, Patia, Pagelaran, Sumur , Cikeusik, Cigeulis, Sukaresmi, Panimbang, Sobang, Cimanggu dan Kecamatan Saketi. Tidak lepas dari kehadiran, perhatian serta kepedulian Dewi Setiani. Disamping Beliau fokus pada perbaikan Sungai Cilemer untuk segera dibenahi oleh Institusi terkait. Lantaran kondisi sungai tersebut kerap menjadi biang persoalan Banjir.
(Dhie).